Bangkit
dari lelap,
mata ini baru
menyinar sudah
Dipenuhi dusta
dan dosa.
Ditemani
pagi yang
hilang.
Mana jiwa
untuk dirasa,
kau ludah
terkena
muka.
Jiwa itu
makin longgar,
bila ada
yang membisik
kanan dan
kiri.
Tapak
tangan ditadah
memohon ampun
dari-Nya..
Jiwa itu masih longgar
No comments:
Post a Comment